Waspadai Gejala Meningitis Paling Umum Sejak Dini

Gejala meningitis atau radang selaput otak ternyata bisa diketahui sejak dini. Ada beberapa gejala yang terlihat seperti penyakit pada umumnya, namun ada pula yang secara spesifik bisa dipastikan pertanda terserang meningitis. Meningitis merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya bagi penderitanya dan bisa menyerang siapa saja. Untuk itu, mewaspadainya dengan mengetahui gejala-gejala yang ada bisa membantu mendeteksi meningitis sejak dini. Meningitis yang terdeteksi sejak awal bisa cepat dipulihkan.

5 Gejala Meningitis Paling Umum

Berikut ini merupakan gejala-gejala meningitis paling umum ketika seseorang terkena radang selaput otak:

  • Demam dan flu

Gejala meningitis pertama adalah demam. Jadi, jangan remehkan demam karena bisa menjadi tanda yang mengindikasikan adanya infeksi pada selaput otak. Diakui bahwa meningitis terkadang sulit dikenali karena gejalanya mirip serangan demam dan flu biasa.

  • Sakit kepala

Sakit kepala yang terus menerus terjadi juga merupakan gejala radang selaput otak paling umum. Meskipun sakit kepala bisa menjadi pertanda adanya penyakit lain, namun sakit kepala yang terasa berat dan terjadi terus menerus bisa menjadi indikasi adanya meningitis.

  • Mual dan muntah

Mual dan muntah mungkin umum terjadi ketika seseorang menderita demam ataupun flu. Namun mual dan muntah yang berlebihan bisa menjadi indikasi adanya infeksi pada radang selaput otak dan sekitar sum-sum tulang belakang.

  • Leher kaku

Selain ketiga gejala di atas, gejala lain yang cukup sering terjadi adalah leher terasa kaku. Dalam kondisi tertentu, kejang leher bisa juga terjadi.

  • Pingsan

Gejala selanjutnya adalah frekuensi pingsan yang cukup sering.

Ada kemungkinan gejala lainnya yang berbeda. Pada bayi berusia kurang di bawah 2 tahun, gejala meningitis ditunjukkan dengan munculnya benjolan pada kepala. Jika muncul gejala-gejala yang disebutkan di atas, perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga medis yang berwenang.

Yang perlu diperhatikan adalah meningitis hanya bisa diketahui oleh dokter dengan melakukan berbagai tes laboratorium. Jika terjadi kekhawatiran akan gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas, mintalah penanganan lebih lanjut. Tidak ada gejala meningitis seperti yang disebutkan pun bukan berarti tidak bisa mengalami meningitis. Oleh karenanya, medical check up diperlukan.

Mengapa perlu mengenali gejala meningitis?

Dengan mengetahui gejala meningitis, diharapkan bisa melakukan konsultasi kepada petugas medis secepat mungkin. Jika memang terdiagnosa meningitis, maka dokter akan melakukan pengobatan. Pengobatan juga tergantung terhadap jenis meningitis yang menginfeksi pasien. Menunda pengobatan meningitis berakibat pada tingkat infeksi yang lebih parah, salah satunya risiko kerusakan otak secara permanen hingga kematian.

Jenis meningitis yang disebabkan oleh virus bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Namun hal ini tidak berlaku jika infeksi telah menyebar luas. Sedangkan untuk jenis meningitis yang disebabkan oleh bakteri merupakan meningitis yang tingkat penyebaran infeksinya sangat cepat. Tindakan medis seperti memberikan antibiotik sesegera mungkin sangat diperlukan untuk proses penyembuhan. .