Penting! Tahapan Perkembangan Bayi 1 Bulan

Bagi seorang ibu yang hamil perdana, pasti akan merasa sedikit kesulitan untuk mengetahui dan menyikapi perkembangan sang buah hati, terlebih lagi pada perkembangan bayi 1 bulan awal. Ibu yang beum memiliki pengalaman pasti akan kerepotan karena harus menyikapi adaptasi yang dilakukan oleh bayinya karena pergantian lingkungan rahim dengan lingkungan luar rahim yang tentunya jauh berbeda.

Oleh karena itu, orang tua khususnya ibu harus bisa mengetahui tahapan perkembangan bayinya, sehingga tahu bagaimana kondisi kesehatan normal dan bagaimana apabila kondisi kesehatan bayi kurang normal.

Penting! Tahapan Perkembangan Bayi 1 Bulan

Berikut beberapa tahapan perkembangan bayi 1 bulan awal yang berkaitan dengan perkembangan fisik, sensorik, motorik, dan emosi sang buah hati:

Tahapan Perkembangan Bayi 1 Bulan: Perkembangan Fisik

  1. Berat badan. Bayi akan mengalami penurunan berat badan pada minggu pertama setelah kelahirannya. Hal ini disebabkan oleh adaptasi yang dilakukan di lingkungan yang baru bagi janin. Selain itu, janin juga harus kehilangan cairan dari air keringat serta urin yang dikeluarkannya. Hal ini adalah hal yang normal dan pada minggu kedua, berat badan janin akan kembali meningkat.
  2. Gerakan bayi. Bayi akan sering menggerakkan tangan dan kakinya, yang berfungsi dalam melatih koordinasi organ-organ tubuhnya.
  3. Kemampuan menyusu Ibu. Semakin tua usianya, maka bayi akan semakin kuat untuk menyusu payudara ibu maupun dari botol. Ini merupakan hal normal karena harus menyesuaikan nutrisinya dengan keperluan pertumbuhan dan perkembangan bayi.
  4. Bayi juga akan sering terbangun pada malam hari dan menangis. Ini menunjukkan bayi merasa haus dan meminta untuk disusui oleh ibunya.
  5. Bayi akan sering gumohan atau muntah, cegukan, dan sering berkedip.
  6. Bayi lebih sensitif terhadap suara atau gerakan yang kencang.
  7. Bayi sudah mulai mampu memberikan respon terhadap rangsangan suara.
  8. Ketika merasa kurang nyaan, lapar atau haus, buang air, maka bayi akan sering menangis.
  9. Kepala bayi membutuhkan sokongan karena masih belum kuat menyangga berat kepalanya sendiri.

Tahapan Perkembangan Motorik

  1. Pada usia 1 hingga 4 minggu, bayi memiliki perkembangan motorik yang sangat bagus. Bayi akan semakin kuat dalam menghisap payudara maupun susu dari botol.
  2. Bayi akan menunjukkan refleks dengan membuka jari-jari tangannya ketika diusap dibagian kepala.
  3. Bayi sering melakukan tendangan-tendangan kecil yang menunjukkan bahwa bayi ingin segera berjalan.
  4. Bayi akan mencoba menggerakkan kepalanya, namun belum memiliki kekuatan untuk menyokong kepalanya sendiri. Maka ibu harus membantu menyokong kepalanya.
  5. Bayi akan refleks menggerakkan matanya ketika terdapat rangsangan suara atau gerakan yang kencang.
  6. Bayi akan semakin sensitif dan selalu terbangun ketika mendengar suara.
  7. Bayi akan semakin peka terhadap rangsangan cahaya.

Tahapan Perkembangan Sensorik

  1. Bayi yang berusia baru lahir sampai dengan beberapa minggu akan mengalami gangguan penglihatan yaitu rabun jauh. Hal ini sangat normal dialami oleh bayi karena masih harus beradaptasi dengan lingkungan barunya. Pada usia tertentu, penglihatan bayi akan kembali normal. Bayi Anda bisa memiliki refleks yang sangat baik ketika menyusu dan biasanya mata mereka akan tertarik untuk melihat ibu.
  2. Bayi baru dapat mengenali warna yang kontras seperti merah dan merah muda.
  3. Bayi mulai mengenali suara ibunya. Proses belajar ini juga telah dimulai sejak dalam rahim.
  4. Bayi Anda mulai mengenali sumber suara dengan menjunjukkan respon dengan gerakan kepala dan mata meskipun masih sangat terbatas.
  5. Bayi akan sering menangis ketika merasa kurang nyaman, seperti lapar, haus, buang air, atau posisinya kurang nyaman.

Dengan mengetahui tahapan perkembangan bayi 1 bulan awal, ibu akan lebih memahami kebutuhan bayi serta mampu memahami apa saja stimulus yang diperlukan untuk tumbuh kembang bayi.