5 Manfaat Asam Folat Untuk Kehamilan

Satu dari 1.000 bayi lahir dengan cacat tabung saraf (NTDs) seperti anencephaly dan spina bifida. Penelitian mencatat bahwa asupan suplemen asam folat secara signifikan menurunkan risiko NTD yang mempengaruhi kehamilan.

Asam folat atau folat, yang disebut sebagai ‘pahlawan super kehamilan’, harus dikonsumsi oleh wanita sebelum dan setelah mereka hamil. Dalam artikel ini, kami akan memberi tahu Anda semua tentang manfaat yang dimiliki asam folat selama kehamilan, berapa banyak yang Anda butuhkan, bagaimana cara mendapatkannya (sumber) dan kapan harus menghindarinya.

Apa itu Asam Folat?

Asam folat adalah bentuk sintetis vitamin B9 yang ditemukan dalam makanan yang diperkaya dan suplemen lainnya. Biasanya digunakan oleh tubuh untuk menghasilkan sel-sel baru dan asam nukleat (yang merupakan bentuk materi genetik). Sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat dan membantu dalam menjalankan fungsi-fungsi spesifik seperti memproduksi sel darah merah, melindungi kemampuan anak untuk mendengar dan mendukung perkembangan organ bayi.

Para ahli merekomendasikan untuk mengonsumsi 400mcg asam folat bersama dengan vitamin prenatal setiap hari sebelum dan selama kehamilan.

Manfaat Asam Folat Untuk Kehamilan

Banyak sekali manfaat yang akan Anda dapatkan ketika Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat selama kehamilan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mencegah cacat tabung saraf

Asam folat membantu perkembangan saraf janin. Tabung saraf janin Anda, yang kemudian tumbuh ke otak dan sumsum tulang belakang bayi Anda, dilindungi oleh asam folat untuk mencegah segala cacat prenatal selama pembentukan awal sistem saraf pusat.

  1. Menghasilkan sel darah merah

Kandungan asam folat yang ada di dalam beberapa jenis makanan juga mampu meningkatkan produksi sel dara merah yang ada di dalam tubuh Anda. Patsinya hal ini sangat penting selama kehamilan ketika anemia (kekurangan zat besi) adalah keluhan umum. Asam folat memastikan bahwa sel darah merah (RBC) dalam tubuh Anda adalah normal, bahkan ketika Anda mengonsumsi suplemen lain yang dapat mengisi kembali zat besi.

  1. Melindungi bayi dari beberapa komplikasi

Asam folat menurunkan risiko bibir sumbing dan langit-langit bayi. Ini juga mengurangi risiko kelahiran prematur, keguguran, pertumbuhan bayi yang buruk dalam rahim Anda dan masalah berat lahir rendah.

  1. Melindungi ibu hamil

Asupan asam folat yang cukup setiap hari diketahui dapat mencegah preeklampsia, stroke jantung, penyakit jantung, kanker dan penyakit Alzheimer.

  1. Fungsi penting lainnya

Asam folat diperlukan untuk produksi, perbaikan, dan berfungsinya DNA. Ini juga penting untuk pertumbuhan cepat plasenta dan perkembangan bayi.

Mengingat pentingnya, asam folat perlu dikonsumsi bahkan sebelum Anda hamil.

Kapan Asam Folat Harus Dikonsumsi?

Dokter Anda akan menyarankan Anda untuk mulai mengonsumsi asam folat ketika Anda berencana untuk hamil. Mempertimbangkan bahwa sebagian besar cacat lahir dapat berkembang pada trimester pertama, mengonsumsi folat bahkan sebelum Anda mengandung bisa sangat membantu.

Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda sebelum mengambil vitamin prenatal Anda dan pastikan bahwa ia memiliki jumlah folat yang Anda butuhkan.

Jumlah Asam Folat yang Dibutuhkan

Perpisahan standar konsumsi asam folat yang disarankan sebelum, setelah dan selama kehamilan adalah sebagai berikut:

  • Sebelum hamil: 400mcg
  • Trimester pertama kehamilan: 400mcg
  • Trimester kedua dan ketiga kehamilan: 600mcg
  • Tahap menyusui: 500mcg

Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui berapa banyak asam folat yang harus Anda konsumsi, mengingat suplemen lain yang Anda konsumsi dan defisiensi vitamin jika ada.

  • Leave Comments